Tampilkan postingan dengan label Windows. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Windows. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Juli 2012

Instalasi dan Konfigurasi Web Server IIS pada Windows Server 2008

Windows Server 2008 adalah nama sistem operasi untuk server dari perusahaan Microsoft. Sistem server ini merupakan pengembangan dari versi sebelumnya yang disebut Windows Server 2003. Pada tahun 2007, Bill Gates mengatakan pada konferensi WinHEC bahwa Windows Server 2008 adalah nama baru dari Windows Server “Longhorn”

Instalasi dan Konfigurasi Web Server IIS pada Windows Server 2008 Image
Windows Server 2008 mendukung sistem klien dengan Windows Vista, mirip seperti hubungan antara Windows Server 2003 dan Windows XP. Versi Beta 1 dari sistem server ini pertama kali dikenalkan pada tanggal 27 Juli 2005, dan versi Beta 3-nya sudah diumumkan pada tanggal 25 April 2007 yang lalu. Windows Server 2008 adalah nama sistem operasi untuk server dari perusahaan Microsoft. Sistem server ini merupakan pengembangan dari versi sebelumnya yang disebut Windows Server 2003. Windows Server 2008 dibangun dari kode yang sama seperti Windows Vista, karenanya Windows Server 2008 memiliki arsitektur dan fungsionalitas yang sama dengannya.

Contohnya adalah network stack yang ditulis lagi dari awal (IPv6, jaringan nirkabel, kecepatan, dan peningkatan keamanan); instalasi yang lebih mudah, diagnosa, pemantauan dan pencatatan yang lebih baik, keamanan yang lebih tangguh seperti BitLocker Drive Encryption, Address Space Layout Randomization (ASLR), Windows Firewall yang lebih baik, teknologi Microsoft .NET Framework 3.0, seperti Windows Communication Foundation, Microsoft Message Queuing (MSMQ), dan Windows Workflow Foundation (WFW), dan juga peningkatan pada sisi kernel.

IIS Internet Information System
IIS atau Internet Information Services atau Internet Information Server adalah sebuah HTTP web server yang digunakan dalam sistem operasi server Windows, mulai dari Windows NT 4.0 Server, Windows 2000 Server atau Windows Server 2003. Layanan ini merupakan layanan terintegrasi dalam Windows 2000 Server, Windows Server 2003 atau sebagai add-on dalam Windows NT 4.0. Layanan ini berfungsi sebagai pendukung protokol TCP/IP yang berjalan dalam lapisan aplikasi (application layer). IIS juga menjadi fondasi dari platform Internet dan Intranet Microsoft, yang mencakup Microsoft Site Server, Microsoft Commercial Internet System dan produk-produk Microsoft BackOffice lainnya.
Instalasi dan Konfigurasi Web Server IIS pada Windows Server 2008 Image
IIS telah berevolusi semenjak diperkenalkan pertama kali pada Windows NT 3.51 (meski kurang banyak digunakan) hingga IIS versi 6.0 yang terdapat dalam Windows Server 2003. Versi 5.0 diintegrasikan dalam Windows 2000, sedangkan Windows XP Professional memiliki IIS versi 5.1. Windows NT 4.0 memiliki versi 4.01 yang termasuk ke dalam add-on Windows NT Option Pack. Dalam Windows NT 4.0 Workstation atau Windows 95/98, IIS juga dapat diinstalasikan sebagai Microsoft Personal Web Server (PWS).

Instalasi IIS
Setelah kita ketahui bersama beberapa fitur IIS 7, alangkah enaknya kalau kita langsung mempraktekkan bagaimana instalasi dan konfigurasi IIS 7 di Windows Server 2008. Sebelum itu pastikan bahwa kita login sebagai administrator, karena kita akan butuh instalasi IIS.

Setelah itu masuk ke menu Server Manager

Pilih Start -> All Programs -> administrative tools -> server manager
Kemudian pilih add role yang terletak pada sebelah kanan jendela
Centang pilihan Web Server IIS
Instalasi dan Konfigurasi Web Server IIS pada Windows Server 2008 Image
  • Kemudian akan muncul fitur apa yang akan diinstal di IIS
Instalasi dan Konfigurasi Web Server IIS pada Windows Server 2008 Image
  • Konfirmasi instalasi, kemudian pilih instal
Instalasi dan Konfigurasi Web Server IIS pada Windows Server 2008 Image
  • Tunggu proses instalasi
Instalasi dan Konfigurasi Web Server IIS pada Windows Server 2008 Image
  • Instalasi sukses
Instalasi dan Konfigurasi Web Server IIS pada Windows Server 2008 Image
  • Cek IIS manager di tombol start
Instalasi dan Konfigurasi Web Server IIS pada Windows Server 2008 Image
  • Untuk lebih yakin lagi silahkan cek Localhost di browser
Instalasi dan Konfigurasi Web Server IIS pada Windows Server 2008 Image
Oke, Selesai sudah instalasi IIS WIndows Server 2008, saatnya kita menulusri Web Server hebat ini, kita bisa membangun website kita disini, deployment sebelum kita upload ke Web Hosting. selain itu kita bisa menulusuri sisi lain sebuah erb server, mulai dari konfigurasi bahasa script pemrograman ASP ataupun PHP, directory browsing, error handling, dan lain sebagainya. 
Selamat Mencoba & Semoga Bermanfaat.. :)


Rabu, 18 Juli 2012

Membuat Setting Proxy Permanen



Biasanya ISP memiliki paling tidak satu server proxy yang bisa digunakan oleh penggunanya. Informasi alamat proxy, IP, dan port-nya bisa kamu tanyakan pada ISP kamu atau administrator Jaringan.
Setelah mendapatkan informasi yang dibutuhkan , kamu bisa menggunakan proxy tersebut secara permanen pada seluruh akun di komputer kamu.
Caranya begini :
1. Klik "Start > Run..." lalu ketik "regedit" untuk menjalankan Registry Editor.
2. Masuklah ke subkey HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Policies\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Internet Settings.
3. Klik "Edit > New > DWORD Value", lalu beri nama DWORD Value tsb dengan nama "ProxySettingsPerUser".
4. Klik ganda DWORD Value "ProxySettingsPerUser" dan isikan Value Data nya dengan nilai 0.
5. Tekan OK.
6. Setelah itu, pada subkey yang sama buat DWORD Value dengan nama ProxyEnable melalui menu "Edit > New > DWORD Value".
7. Isikan Value Data dari DWORD Value yang baru kamu buat dengan 1.
8. Tekan OK.
9. Masih pada subkey yang sama, buat String Value ProxyServer dari menu "Edit > New > String Value".
10. Isikan Value Data dengan alamat proxy diikuti dengan port. Misalkan proxy yang kamu gunakan beralamat di proxy.isp.net.id pada port 8080, maka Value Data ProxyServer kamu bisa memasukkan nilai proxy.isp.net.id:8080. Jika tahu alamat IP-nya, kamu bisa mengisi Value Data ProxyServer dengan IP proxy. Contohnya: 10.15.38.9:2121.
11. Tekan OK, tutup Registry Editor dan Restart Windows. 


Semoga Bermanfaat   :)


Sumber

Ganti Ikon Drive di Windows 7



Dengan sedikit modifikasi di Registry, kamu bisa mengganti ikon drive. Hasilnya nanti mirip dengan ikon yang biasa kamu lihat di CD atau DVD yang mengandalkan file autorun.infSahabat kali ini saya berbagi informasi tentang cara ganti icon drive di windows 7 kalian..


Sebelum memulai trik ini, siapkan dulu file ikon yang ingin kamu jadikan ikon. File yang bisa digunakan dapat berupa file .ico atau .dll yang mengandung satu atau lebih ikon. Jika file yang diperlukan tersedia, lanjutkan ke langkah berikut :


1. Masuk ke Registry Editor dengan mengklik "Start", kemudian ketik regedit.
2. Pada Jendela Registry Editor, masuklah ke key HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer.
3. Klik kanan mouse pada bagian kanan jendela dan pilih "New > Key".
4. Beri nama DriveIcons untuk key yang baru kamu buat itu.
5. Buat lagi sebuah key baru dengan nama sesuai dengan ikon drive yang ingin kamu ubah. Jika ikon drive yang ingin kamu ubah adalah drive K, gunakan K sebagai nama key yang baru.
6. Sekali lagi, buat key baru dengan nama DefaultIcon .
7. Sekarang, isi Value Data default dari key DefaultIcon dengan lokasi (path) icon. Jika ikon tersebut berada dalam sebuah file DLL, gunakan format C:\full_path\icon_file.dll,x dalam mengetikkan path. 
8. Jika sudah, restart komputer untuk melihat perubahan yang terjadi pada ikon drive kamu. 


Semoga Bermanfaat  :)


Sumber

Rabu, 04 Juli 2012

Tips Mempercepat PC : Optimalkan Virtual Memory



Sahabat saya akan sharing info tentang Seperti judul diatas “tips mengoptimalkan virtual memory” bertujuan untuk mempercepat loading windows. Seperti yang sobat ketahui bahwa Virtual memory pada Windows biasa disebut sebagai swap file atau paging file. Virtual Memory ini berfungsi sebagai memory tambahan untuk mendukung kinerja RAM (Random Access Memory) itu sendiri. File swap memanfaatkan kapasitas hard disk untuk menampung file-file yang bersifat sementara. Semakin banyak sobat menggunakan aplikasi secara bersamaan, file swap yang dibutuhkan juga menjadi semakin besar. Sebaliknya, semakin sedikit Sobat menggunakan aplikasi secara bersamaan, semakin sedikit pula virtual memory yang digunakan. Sehingga besar kecilnya virtual memory yang dibutuhkan sangat tergantung dari cara pemakaian Sobat. Walaupun begitu, kecepatan proses pada file swap ini tidaklah secepat pada memory aslinya. Hal ini dipengaruhi karena kecepatan putar hard disk itu sendiri juga tidak secepat proses pada RAM. Umumnya kapasitas minimal yang dibutuhkan oleh virtual memory sekitar 1,5 kali dari kapasitas RAM yang Sobat gunakan. Sedangkan kapasitas maksimal yang dibutuhkan sekitar 2-3 kali dari kapasitas RAM Sobat. Untuk memulai pengaturan, perhatikan langkah-langkah berikut ini:


1. Buka Control Panel, kemudian klik ganda ikon System.


2. Pada tampilan Control Panel, klik ganda pada System maka akan tampil jendela System Properties. Di situ akan terdapat beberapa pilihan tab yang dapat dipilih, dalam tab-tab tersebut akan mempunyai fungsi tersendiri. Pada tab general berfungsi untuk melihat sistem yang digunakan, nama komputer, kapasitas processor,
maupun kapasitas memori yang digunakan. Pada tab Computer Name, terdapat dua pengaturan, yaitu Network yang berfungsi untuk membuat domain dalam suatu jaringan komputer dan Change berfungsi untuk mengubah nama komputer dan workgroup. Pada tab Hardware terdapat beberapa tombol pengaturan, misalnya device manager akan dapat mendeteksi hardware-hardware yang ada pada komputer tersebut,
dan lain sebagainya. Tab System Restore berfungsi untuk mengaktifkan dan tidaknya system restore pada sistem operasi. Dan masih banyak tab-tab lainnya yang bisa Sobat gunakan.


3. Klik tab Advanced yang terdapat pada jendela tersebut, klik tombol Settings pada bagian kelompok kotak Perfomance. Maka akan membuka jendela baru, yaitu Performance Options.


4. Pada tab Visual Effects tentukan pilihan untuk mempercepat perfoma Windows. Misal pilih pilihan Adjust for best perfomance, maka pilihan checkbox di bawahnya tidak aktif semua. Jika Sobat tetap ingin menampilkan beberapa efek, maka pilihlah Custom dan aktifkan checkbox. Misal jika ingin menampilkan efek bayangan pada menu, maka aktifkan pilihan Show shadows under menus.


5. Sekarang beralih ke pengaturan Virtual Memory, klik tab Advanced.


6. Pada kelompok kotak Virtual Memory, klik tombol Change.


7. Muncul kotak dialog Virtual Memory, tentukan pilihan drive yang merupakan lokasi ditempatkannya sistem operasi Windows. Pada kelompok kotak Paging file size for selected drive terdapat tiga pilihan pengaturan, yaitu Custom size, System managed size, dan No paging file.


8. Pilih pilihan No paging file jika Sobat mempunyai memory lebih dari 512 MB, pilih pilihan System managed size bila Sobat ingin Windows yang mengatur yang terbaik untuk komputer Sobat.


9. Jika Sobat menginginkan tweak lebih lanjut, maka pilih pilihan Custom size, kemudian tentukan nilai Initial size dan Maximum size dalam MB. Perhitungan nilai
Initial dan Maximum dapat dihitung menggunakan pengali angka 1,5. Misal jika Sobat mempunyai memory 512 maka perhitungannya 1,5 x 512 = 768. Nilai 768
merupakan nilai rata-rata initial dan maximum, sehingga Sobat bisa memberi nilai range untuk initial misal 500 dan nilai maximum 900. Dan jika Sobat menginginkan
nilai yang tetap (fixed), Sobat boleh juga memasukkan nilai misal sebesar 800 untuk initial dan maximum.


10. Setelah Sobat tentukan kemudian klik tombol Set. Nah, sekarang sobat klik ok > ok > lalu restart komputer sobat.




Semoga Bermanfaat  :)




Sumber

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Free Web Hosting